Buletin Edisi II : Retorik

05/03/2011 § Leave a comment

Pada zaman pertengahan, kendatipun retorik telah seringkali digambarkan sebagai seorang wanita yang ayu dan pakaiannya dihiasi imajan, pada waktu yang sama terpegang (padanya) senjata yang memungkinkan kecederaan. Andai begitu metafora yang dimainkan dalam menyusun makna retorik, terlintas dalam benak saya apa pula avatar yang terjelma sewaktu anda (pendebat/pemidato/pengamal ucapan awam) berucap? hodoh, gemuk, atau berpaha besar (?)

ulasan buku

klik di sini untuk fragmen esei pertama Buletin Edisi II daripada kolumnis tamu khairulnizambakeri. mindamind menjemput komuniti debat malaysia menyumbang tulisan untuk tujuan perkongsian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Buletin Edisi II : Retorik at Debat dan Orator: Terkini dan Alumni.

meta

%d bloggers like this: